Inilah Fakta Mengenai Gunung Jiri

Inilah Fakta Mengenai Gunung Jiri – Saat ini sudah semakin banyak orang yang sangat menyukai mendaki gunung yang ada di sekitaran wilayahnya. Salah satu gunung yang akan kita bahas adalah gunung Jiri. Gunung Jiri atau yang dalam bahasa Korea berarti Jirisan (지리산), akhir-akhir ini sedang menjadi perbincangan menarik di tengah pecinta drama Korea. Lewat drama Jirisan, selain menyaksikan kerennya akting Jun Ji Hyun dan kawan-kawan sebagai penjaga taman nasional, penonton juga disuguhi oleh pemandangan alam yang eksotis dari Gunung Jiri.

Meski dramanya dipenuhi misteri, nyatanya Gunung Jiri merupakan destinasi populer bagi masyarakat Korea Selatan. Gunung ini juga dapat dikunjungi di berbagai musim, lho.

Inilah Fakta Mengenai Gunung Jiri

1. Taman nasional terluas di Korea Selatan
Terletak di akhir rangkaian pegunungan Sobaek, Gunung Jiri pertama kali diresmikan sebagai taman nasional pada tahun 1967 oleh presiden Park Chung Hee. Peresmian ini menandai Jirisan sebagai taman nasional pertama di Korea Selatan.

Memiliki luas area 471.758 km persegi, tidak hanya pertama, Jiri mountain juga menjadi taman nasional terluas di Korea Selatan. Gunung ini terletak di tiga provinsi Korea Selatan. Gunung Jiri membentang mulai dari Kabupaten Hadong, Hamyang, Sancheong (Provinsi Gyeongsang Selatan), Kabupaten Gurye (Provinsi Jeolla Selatan), dan Kota Namwon (Provinsi Jeolla Utara).

2. Gunung tertinggi kedua setelah Gunung Halla
Gunung Jiri memiliki tiga puncak, yakni Cheonwangbong (1.915 mdpl), Banyabong (1.732 mdpl), dan Nogodan (1.507 mdpl). Berdasarkan puncak tertingginya, Cheonwangbong, Gunung Jiri ditetapkan sebagai gunung tertinggi kedua di Korea Selatan, menyusul Gunung Halla (1.950 mdpl). FYI, jika dibandingkan dengan gunung di Indonesia, ketinggian Gunung Jiri berada di antara Gunung Kelud dan Gunung Galunggung.

Ditandai dengan ukiran batu seperti gambar di atas, Puncak Cheonwangbong atau berarti “Puncak Raja Langit”, umum dikunjungi pendaki untuk melihat pemandangan matahari terbit. Banyak rute yang bisa ditempuh untuk mencapai puncaknya, mulai dari 5 km (jika mengambil rute Sancheong) hingga 65 km, dan termasuk dalam jalur pendakian yang sedang.

3. Lokasi dari tujuh kuil Buddha utama di Korea Selatan
Gunung Jiri merupakan lokasi dari tujuh kuil Buddha utama di Korea Selatan, salah satunya adalah Kuil Hwaeomsa. Terletak di ujung barat daya Gunung Jiri, Hwaeomsa merupakan salah satu kuil terbesar dan ternama di Korea. Kuil ini juga memiliki julukan harta karun nasional oleh pemerintah Korea karena menyimpan banyak relik budaya.

Kuil Hwaeomsa dibangun pada tahun kelima pemerintahan Raja Jinheung pada Era Silla (544), tapi dibakar saat Invasi Jepang pada tahun 1592 dan dibangun kembali selama Periode Joseon. Hal itulah yang membuat kuil ini menyimpan sejarah panjang Korea.

Selain terkenal sebagai warisan budaya dan tempat peribadatan, Hwaeomsa dan kuil-kuil di Gunung Jiri juga dikenal memiliki aura mistis, karena terhalang oleh kabut gunung yang meliputinya.

4. Rumah bagi ribuan flora dan fauna
Gunung Jiri memiliki beragam vegetasi, mulai dari hutan beriklim hangat, hutan beriklim sedang, hingga hutan sub-alpin. Kondisi alam yang beragam ini menjadikan Gunung Jiri sebagai salah satu harta karun alam, yakni rumah bagi 4.989 flora dan fauna.

Terdapat beberapa flora dan fauna yang ditetapkan sebagai harta karun nasional. Untuk flora, diantaranya adalah pohon ceri higan yang terletak di Kuil Hwaeomsa dan pohon cemara seribu tahun.

Di musim semi, kita juga dapat melihat bunga royal azalea yang bermekaran. Sedangkan untuk fauna, antara lain terwelu, rusa roe siberia, elk (sebangsa rusa), kucing liar, beruang hitam asia, dan beragam mamalia lainnya. Sebelum punah, harimau Korea juga terakhir kali terlihat di gunung ini.